Tak heran nasib
orang kecil selalu tertindas oleh kekuasaan seorang pemimpin. Selaayaknya
pemimpin seharusnya bisa mengayomi dan mensejahterakan rakyatnya,bukan menindas
secara terang-terangan ataupun sembunyi dibalik layar...
Hai anda
seorang pemimpin!!!, akankah anda menjdi pmimpin tanpa adanya yang di pimpin??
Akankah anda ttap berwiibawa tanpa mata yang memndang anda? Sadarlah akan
segala tingkah dan ucap lisan anda,, mungkin trjadi ucapan yg mnnyengkan kawan
seperjuangan anda, namun mungkinn jg ada pihak yg trsntuh dngn ucap dn tngkh
anda..
Boleh sja saya
paparkan disini apa yang kerap sy rasa namun sellu sy diamkan..wajar-wajar sj kekaguman,
kesnangan, kbncian dan kemarahan ataupun ktdksukaan itu da,namun tak wjar jika
sgala rasa itu trbawakan dan merusak profsinalisme anda...
Wajarkah saat
keramaian adalah boleh bagi mereka,namun pantang bagi kami? Wajarkah saat
kesalahan adalah manusiawi baginya namun dosa bagi kmi? Dan Adilah bilamana
kesempurnaan adalah wajib bagi kami namun bagi mereka hnyalah usaha maksimal??
Inilah saya,
yang hanya orang kcil, manusia apa adanya tanpa kehormatan dan keseganan dimata
anda...inilah saya,orang kecil yang hanya mendengar, mengangguk, dan
melaksanan.sy tak pantas bicara, karena apapun yg sy utrakan, hanya senyumn
kecil yang membalasnya..nmun bukan arti snyum yang ssungguhnya..
Ibarat barisan
yang mengantri sembako, saya hanyalh hiasan yang tak mendapatan pa yang mereka dapat, skalipun dapat, tangan
memberi namun mata tertuju di ruang
lain.. sbegitunyakah perasaan anda berubah karena ucap lisan yang sya kira tak pantas
andaa pikirkan..?bukankah awal anda yang pegang namun akhir seolah saya yang
mematahkan..
Begitulah,,
nurani manusia seakan terpuput oleh akal dan nfsu yang dipelopori kisah masa
silam yang sy pikir hanyalah adegan spontanitas tanpa perencanaan,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar